Jenis - jenis surat telah saya jelaskan pada posting lalu dengan judul Jenis - Jenis Surat dan Penjelasannya. Lalu, pada post kali ini, saya akan menjelaskan tentang Bagian - Bagian Surat dan Penjelasannya.
Bagian- bagian surat meliputi :
a. Kepala Surat
Kepala surat berfungsi sebagai identitas diri bagi suatu
instansi, yang meliputi
1) Nama instansi,
2) Lambang atau logo instansi,
3) Alamat,
4) Kode pos,
5) Nomor telepon,
6) Nomor faksimile atau e-mail.
b. Tempat dan Tanggal Surat
Tempat dan tanggal surat merupakan keterangan yang
menjelaskan lokasi dan waktu ditulisnya surat. Apabila lokasi penulisan surat
sudah sinyatakan dalam kepala surat, maka tempat surat tidak perlu disebutkan
lagi.
Contoh:
Medan, 1 Maret 2007
Denpasar, 21 April 2007
24 Oktober 2008
c. Nomor Surat
Nomor surat biasanya meliputi ;
1) Nomor urut penulisan surat,
2) Kode surat,
3) Angka tahun.
Nomor surat disesuaikan atau ditulis berdasarkan ketentuan
yang berlaku di dalam instansi yang bersangkutan.
Contoh:
Nomor : 111/OSIS.KS/III/2007
Nomor : 001/Pramk/XI/2007
d. Lampiran
Lampiran merupakan penjelas atau jumlah dokumen yang
disertakan dalam surat tersebut.
Contoh:
Lampiran : satu berkas
Lampiran : tiga lembar
e. Hal
Hal surat berarti soal atau perkara yang dibicarakan surat.
Contoh:
Hal : Undangan Rapat Karang Taruna
Hal : Permohonan Kegiatan Bulan Ramadan
f. Alamat Surat
Ada dua macam alamat, yaitu alamat luar dan alamat dalam.
1) Alamat Luar
Alamat luar adalah alamat yang berada pada sampul surat.
Alamat luar harus lengkap dan jelas.
Contoh:
Kepada
Yth. Kepala Sekolah SMA Indah Nusa 2 Ciamis
Jalan Dr. Setiabudhi 229 Ciamis
Contoh:
Kepada
Yth. Ibu Dina Aliamansyah
d.a. SMA Persaudaraan Kebangsaan
Jalan Ir. H. Juanda 21A Bandung
2) Alamat Dalam
Alamat dalam ditulis langsung pada kertas surat. Fungsinya
sebagai pengontrol bagi penerima surat, bahwa dirinyalah yang berhak menerima
surat itu. Penulisan alamat dalam surat tidak perlu didahului kata kepada.
Contoh:
Yth. Kepada Sekolah SMA Indah Nusa 2 Ciamis
Jalan Dr. Setiabudhi 229 Ciamis
Contoh:
Yth. Ibu Dina Aliamansyah
d.a. SMA Persaudaraan Kebangsaan
Jalan Ir. H. Juanda 21A Bandung
g. Salam Pembuka
Salam pembuka lazim digunakan dalam surat pribadi. Penulisan
salam pembuka dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda koma.
Contoh:
Dengan hormat,
Salam Pramuka,
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
h. Isi Surat
Isi surat merupakan bagian terpenting dari keseluruhan
bagian surat. Hal ini karena bagian tersebut merupakan wadah dari segala
persoalan yang hendak disampaiakan penulisnya.
Isi surat dinas terbagi atas tiga bagian, yaitu :
1) Alinea Pembuka
Alinea pembuka berfungsi sebagai pengantar atau pendahuluan
atas pokok persoalan yang hendak disampaikan.
Contoh:
a) Dengan ini kami beritahukan bahwa . . . .
b) Dengan ini kami menyatakan bahwa . . . .
2) Alinea Isi
Alinea isi merupakan tempat menampung maksud- maksud pokok
dari penulis surat. Bagian isi bisa lebih dari satu alinea. Setiap
alineanya menyatakan satu maksud atau pesan- pesan pokok.
3) Alinea Penutup
Alinea penutup umumnya berisi ucapan terima kasih atau
ungkapan pengharapan.
Contoh:
a) Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih.
b) Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak/Ibu dalam
acara kami.
i. Salam Penutup
Salam penutup yang biasa digunakan adalah hormat saya,
hormat kami, salam kami, atau wasalam.
j. Nama Jelas Pengirim dan Tanda Tangan
Pengirim surat adalah pihak yang menulis atau yang
menyampaikan surat.
Contoh:
Ketua OSIS,
Ttd.
Dina Apriliani
Contoh:
Kepala sekolah,
Ttd.
Dra. Fitriani Alamsyah, M.Pd.
NIP 1511288001
k. Tembusan
Penulisan bagian ini berfungsi untuk menjelaskan pihak atau
instansi lain yang mendapatkan surat tersebut.
Contoh:
Tembusan:
1. Kepala SMAN 3 Ciamis
2. Pembina OSIS SMAN 3 Ciamis






